Tulus? Apa
itu tulus, cinta yang tulus atau kasih sayang yang tulus.
Menurut saya, tulus “memberi TANPA mengharap
kembali”
Tanpa perasaan “mengharap” perlakuan yang sama..
“ aku mencintaimu sepenuhnya, semua hatiku untukmu,
tapi apa balasanmu?”
“Aku tulus kok, perlakuan ku kepadamu tergantung apa
yang kamu lakukan kepadaku”
“Aku mengorbankan waktu, tenaga, biaya, untukmu tapi
kamu begini padaku, padahal aku tulus”
Dan masih banyak lagi....
Semua hal dia atas itu bukan tulus walau sebenarnya
memang tulus adanya, jika memang kalian tulus, kalian tidak akan mengharapkan
dia membalas, tidak akan pernah
merasakan sakit hati walau di tinggal kekasih anda, yang LEBIH dari anda, lihat
lah orang tua kalian, itu lah cinta yang benar benar TULUS, mereka tidak
menuntut kembali, walau mereka anaknya nanti akan pergi, bersama orang yang
mereka cintai.
Begini contohnya (berdasarkan kisah nyata)
si A (cowo) jadian dengan si H(cewe) mereka
menjalin hubungan kira kira 6 bulan, tapi
di tenggah perjalanan, si H memutuskan
sepihak kepada si A karena si A kurang perhatian kepada si H, begini
kronologisnya. Si A adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di
kota S, dan si E adalah salah satu karyawati di pusat perbelanjaan di kota yang
sama, inti dari ceritanya, itu adalah si A jarang bertanya dimana, kenapa dan
dengan siapa.. menurut cerita si H, menurut cerita si A jarang bertanya bukan
berarti tidak sayang, tapi lebih karena percaya, karena cinta salah satu nya
adalah kepercayaan, kepercayaan akan kedua belah pihak mampu menjaga perasaan
satu sama lain, “menurut saya pribadi juga begitu”si A (cowo) jadian dengan si H(cewe) mereka
Dia bercerita banyak hal yang tidak ketahui oleh tapi ketika hal yang terlihat dalam hubungan
bermasalah, itu lah yang di permasalahkan,
“manusia akan cenderung melihat
keburukan kecil yang di buat, ketimbang kebaikan besar untuk di permasalahkan”
Selain itu dia juga bercerita karakter wanitanya,
Penyayang, Pengertian, Penyabar, Egois, dan Posesif, “saya rasa tidak telalu
buruk sih”
Sekarang A sedang berada dalam hubungan tanpa
status, dia di putuskan karena hal di atas, “saya tidak habis pikir juga sih”
Sang wanita berkata kepadanya ketika saya
mencintaimu perasaan yang aku berikan tidak kau balas dengan perlakuan yang
sama, si A tidak pernah mempermasalahkan apa yang H berikan karena dia menerima
apa adanya.dan sekarang H dekat dengan pria yang punya kelebihan pada
kekurangan A, paham? Maksudnya A punya
kekurangan B punya kelebihannya, kata A sang wanita bimbang antara A dan B
karena memang berlawan an mereka sama sama lebih dan kurang dalam konteks yang
berlawanan.
“jika kau terus mencari karena kekurangan, kau tidak akan cukup dan
akan tetap merasa kosong, karena kesempurnaan itu hanya TUHAN yang memiliki,
kuncinya BERSYUKUR dengan apa yang kau miliki saat ini ”
Iya benar mencari kesempurnaan itu ibarat berjalan
menyusuri Dunia mencari UJUNG nya, karena DUNIA tidak berujung jadi tidak akan
pernah bertemu.
Eh bagaimana dengan cerita si A dan H yang sekarang ada B
Mungkin akan saya Share lain waktu, karena si A
belum mendapatkan kejelasan dari H tentang mereka berdua. Ungkapnya..
Menurut penulis..
Untuk H pilihlah saja si B dia punya kelebihan si A,
dan saya yakin kamu sudah berpaling dari A, karena jika tidak, tidak akan
mungkin kamu dekat dengan B, setengah untuk A setengah Untuk B? Tidak mungkin,
jika kau yakin dengan A walau kurang lepaskan B dan terima lah A, serta
berSYUKUR lah dengan apa yang kau miliki,
Untuk A kita sama sama pria yang berfikir secara
logika, jika dia bersamamu memilihmu, kau mungkin bersamanya tapi TIDAK dengan
hatinya, namun jika dia lebih memilih bersamamu, kemungkinan itu kecil 20%
saja, sebelum dia benar benar menunjukan kalau dia berSYUKUR dengan memilikimu
dan benar benar meninggalkan si B.
Dari cerita di atas dapatkan kalian ambil kesimpulan
mana yang BENAR BENAR tulus mana
Kalian pasti paham sendiri...
Begini... “kau bersamaku atau tidak itu hakmu,
tugasku mencintaimu bukan memaksamu untuk mencintaiku, Memberi tanpa di minta
itu cinta, memberi tanpa mengharap
kembali itu ketulusan”
Jika kalian ingin menjadi tulus, kalian hanya perlu
kesabaran tinggi, karena jika suatu saat cinta kalian tidak terbalas kalian
tidak akan merasakan sakit hati, dengan perasaan tulus tersebut, kalian hanya
tinggal merelakan, dan lihatlah perasaan mereka setelah kehilangan kalian.. dengan
begitu dia akan merasa anda itu berbeda orang orang pada umumnya...
Tenang lah, Tuhan mengatur, Rizki, Umur dan jodoh
umat nya tanpa tertukar
