Thursday, 6 April 2017

Tulus ?

Tulus? Apa  itu tulus, cinta yang tulus atau kasih sayang yang tulus.
Menurut saya, tulus “memberi TANPA mengharap kembali”
Tanpa perasaan “mengharap” perlakuan yang sama..

“ aku mencintaimu sepenuhnya, semua hatiku untukmu, tapi apa balasanmu?”
“Aku tulus kok, perlakuan ku kepadamu tergantung apa yang kamu lakukan kepadaku”
“Aku mengorbankan waktu, tenaga, biaya, untukmu tapi kamu begini padaku, padahal aku tulus”
Dan masih banyak lagi....

Semua hal dia atas itu bukan tulus walau sebenarnya memang tulus adanya, jika memang kalian tulus, kalian tidak akan mengharapkan dia  membalas, tidak akan pernah merasakan sakit hati walau di tinggal kekasih anda, yang LEBIH dari anda, lihat lah orang tua kalian, itu lah cinta yang benar benar TULUS, mereka tidak menuntut kembali, walau mereka anaknya nanti akan pergi, bersama orang yang mereka cintai.

Begini contohnya (berdasarkan kisah nyata)
 si A (cowo) jadian dengan si H(cewe)  mereka
menjalin hubungan kira kira 6 bulan, tapi di tenggah perjalanan, si H  memutuskan sepihak kepada si A karena si A kurang perhatian kepada si H, begini kronologisnya. Si A adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di kota S, dan si E adalah salah satu karyawati di pusat perbelanjaan di kota yang sama, inti dari ceritanya, itu adalah si A jarang bertanya dimana, kenapa dan dengan siapa.. menurut cerita si H, menurut cerita si A jarang bertanya bukan berarti tidak sayang, tapi lebih karena percaya, karena cinta salah satu nya adalah kepercayaan, kepercayaan akan kedua belah pihak mampu menjaga perasaan satu sama lain, “menurut saya pribadi juga begitu”

Dia bercerita banyak hal yang tidak ketahui oleh  tapi ketika hal yang terlihat dalam hubungan bermasalah, itu lah yang di permasalahkan, 
 “manusia akan cenderung melihat keburukan kecil yang di buat, ketimbang kebaikan besar untuk di permasalahkan”
Selain itu dia juga bercerita karakter wanitanya, Penyayang, Pengertian, Penyabar, Egois, dan Posesif, “saya rasa tidak telalu buruk sih”
Sekarang A sedang berada dalam hubungan tanpa status, dia di putuskan karena hal di atas, “saya tidak habis pikir juga sih”
Sang wanita berkata kepadanya ketika saya mencintaimu perasaan yang aku berikan tidak kau balas dengan perlakuan yang sama, si A tidak pernah mempermasalahkan apa yang H berikan karena dia menerima apa adanya.dan sekarang H dekat dengan pria yang punya kelebihan pada kekurangan A, paham? Maksudnya  A punya kekurangan B punya kelebihannya, kata A sang wanita bimbang antara A dan B karena memang berlawan an mereka sama sama lebih dan kurang dalam konteks yang berlawanan.

 “jika kau terus mencari karena kekurangan, kau tidak akan cukup dan akan tetap merasa kosong, karena kesempurnaan itu hanya TUHAN yang memiliki, kuncinya BERSYUKUR dengan apa yang kau miliki saat ini ”

Iya benar mencari kesempurnaan itu ibarat berjalan menyusuri Dunia mencari UJUNG nya, karena DUNIA tidak berujung jadi tidak akan pernah bertemu.

Eh bagaimana dengan cerita si  A dan H yang sekarang ada B
Mungkin akan saya Share lain waktu, karena si A belum mendapatkan kejelasan dari H tentang mereka berdua. Ungkapnya..

Menurut penulis..

Untuk H pilihlah saja si B dia punya kelebihan si A, dan saya yakin kamu sudah berpaling dari A, karena jika tidak, tidak akan mungkin kamu dekat dengan B, setengah untuk A setengah Untuk B? Tidak mungkin, jika kau yakin dengan A walau kurang lepaskan B dan terima lah A, serta berSYUKUR lah dengan apa yang kau miliki,
Untuk A kita sama sama pria yang berfikir secara logika, jika dia bersamamu memilihmu, kau mungkin bersamanya tapi TIDAK dengan hatinya, namun jika dia lebih memilih bersamamu, kemungkinan itu kecil 20% saja, sebelum dia benar benar menunjukan kalau dia berSYUKUR dengan memilikimu dan benar benar meninggalkan si B.

Dari cerita di atas dapatkan kalian ambil kesimpulan mana yang BENAR BENAR tulus mana
Kalian pasti paham sendiri...
Begini... “kau bersamaku atau tidak itu hakmu, tugasku mencintaimu bukan memaksamu untuk mencintaiku, Memberi tanpa di minta itu cinta,  memberi tanpa mengharap kembali itu ketulusan”
Jika kalian ingin menjadi tulus, kalian hanya perlu kesabaran tinggi, karena jika suatu saat cinta kalian tidak terbalas kalian tidak akan merasakan sakit hati, dengan perasaan tulus tersebut, kalian hanya tinggal merelakan, dan lihatlah perasaan mereka setelah kehilangan kalian.. dengan begitu dia akan merasa anda itu berbeda orang orang pada umumnya...
Tenang lah, Tuhan mengatur, Rizki, Umur dan jodoh umat nya tanpa tertukar