Monday, 9 December 2013

Jangan Terjebak dalam Pelarian

Hal menyakitkan bagi seseorang yang menjalani suatu hubungan adalah diselingkuhi, dan menjadi PELARIAN.

Siapa yang mau jadi pelarian sesaat?

Selain cinta tak tulus dari kekasih, hubungan mu pun tak memiliki kejelasan.

Bisa saja besok dia memutuskan hubungan dan kembali ke pelukan sang mantan yang begitu ia cintai.

Menyebalkan memang kalau kamu sudah terlanjur cinta, namun dia menjadikan mu sebagai pelarian untuk melupakan mantan.

Mungkin kamu merasa ingin berlari dari kenyataan itu, namun akan lebih baik jika kamu bisa
MENGHINDARINYA sebelum terlanjur jatuh dalam lingkaran cinta hitam antara kamu, dia, dan ehm.. ya, mantannya.

“tapi gimana aku tau kalo aku cuma dijadi’in pelarian kalo tidak TERLIBAT HUBUNGAN CINTA SAMA DIA?”

Hmmm..

Agar kamu tidak dimanfaatkan, kamu harus pintar-pintar BACA KEADAAN. ANALISA KEADAAN: apakah dia baru putus bulan lalu dari mantan yang begitu disayangi nya? ..jika baru sebulan atau dua, jangan berharap banyak.

Tela’ah baik-baik cerita yang meluncur dari mulutnya.. Apakah terselip cerita manis tentang mantannya? Apakah ia masih menyimpan pernak-pernik pemberian mantannya di mobil dan dikamar? Jika Ya, itu tanda ia masih BELUM BISA melupakan mantannya.

Jangan kaget jika ia cepat atau lambat kembali kepelukan mantan nya.

Tanda lain bawasan nya kamu hanya dijadikan pelarian belaka adalah: IA ENGGAN MENJALIN HUBUNGAN SERIUS DENGAN MU.

Walaupun kadang, alasannya enggan menjalin hubungan serius juga dapat disebabkan karena ia memang belum memutuskan untuk berhubungan serius.

Nah disitulah kamu harus jeli melihat apakah ia hanya mencari pelarian atau tidak.

Namun yang terutama adalah: SEMUA tindakan mu adalah TANGGUNG JAWAB mu, karena hidup dan kebahagiaan mu TERGANTUNG oleh keputusan yang kamu buat SAAT INI.

JANGAN TAKUT untuk membuat keputusan, karena KEPUTUSAN YANG BENAR kadang harus terlebih dahulu kamu pelajari melalui keputusan-keputusan salahmu terdahulu